Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Apa itu Interface dalam Komputer
By : Naufal Anis Ramadhan
Interface dalam komputer adalah suatu istilah yang mempunyai arti antarmuka atau hubungan antara alat peripheral komputer yang dapat saling berkomunikasi antara dua atau lebih perangkat tersebut.
Dalam komputer interface dapat diberikan contoh seperti port pada komputer, misal nya port USB, port Serial, Port Paralel. Masing-masing port mempunyai fungsi yang serupa yaitu untuk berkomunikasi dengan alat device lain/peripheral lain nya. Yang membedakan antara jenis-jenis port tersebut adalah kecepatan dan metode komunikasi nya.
Pada praktikum interface materi yang diberikan adalah penggunaan Software Delphi7 untuk membuat program yang dapat membuat komunikasi antara komputer dan device lain melalui port paralel maupun port serial.
Dalam port paralel digunakan konektor port DB-25 dan dalam port serial digunakan konektor DB-9.
Interface dapat juga diaplikasikan dengan mikrokontroler contoh nya adalah Mikrokontroler AT89S51 dan Arduino. Pada Mikrokontroler AT89S51 dapat berkomunikasi secara serial melalui pin RXD(P3.0) dan TXD(P3.1) menggunakan tegangan TTL. Interface serial menggunakan jalur yang sedikit daripada interface paralel.Pada Arduino dapat dilakukan interface menggunakan USB dalam berkomunikasi serial.
Selain menggunakan Port Serial,Port Paralel, dan Port USB interface dapat dilakukan pula menggunakan kabel LAN atau melalui komunikasi data antara dua PC menggunakan konsep Socket Programming yang menggunakan cara kerja secara Client-Server.
Dalam komputer interface dapat diberikan contoh seperti port pada komputer, misal nya port USB, port Serial, Port Paralel. Masing-masing port mempunyai fungsi yang serupa yaitu untuk berkomunikasi dengan alat device lain/peripheral lain nya. Yang membedakan antara jenis-jenis port tersebut adalah kecepatan dan metode komunikasi nya.
Pada praktikum interface materi yang diberikan adalah penggunaan Software Delphi7 untuk membuat program yang dapat membuat komunikasi antara komputer dan device lain melalui port paralel maupun port serial.
Dalam port paralel digunakan konektor port DB-25 dan dalam port serial digunakan konektor DB-9.
Interface dapat juga diaplikasikan dengan mikrokontroler contoh nya adalah Mikrokontroler AT89S51 dan Arduino. Pada Mikrokontroler AT89S51 dapat berkomunikasi secara serial melalui pin RXD(P3.0) dan TXD(P3.1) menggunakan tegangan TTL. Interface serial menggunakan jalur yang sedikit daripada interface paralel.Pada Arduino dapat dilakukan interface menggunakan USB dalam berkomunikasi serial.
Selain menggunakan Port Serial,Port Paralel, dan Port USB interface dapat dilakukan pula menggunakan kabel LAN atau melalui komunikasi data antara dua PC menggunakan konsep Socket Programming yang menggunakan cara kerja secara Client-Server.
Tag :
Softskill,
10 Keahlian IT Paling Dicari
By : Naufal Anis Ramadhan
Pict by www.hunterbusinessschool.edu
Teknologi informasi setiap waktu terus berkembang pesat, dengan begitu kebutuhan akan para ahli IT sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan-perusahaan akhir-akhir ini. Namun beberapa perusahaan khusus nya yang tidak bergerak pada bidang IT banyak menginginkan tenaga ahli yang dapat melakukan berbagai skill dan kebutuhan sekaligus tanpa memandang salah satu keahlian yang di miliki tenaga kerja yang di cari.
Oleh karena itu banyak para ahli IT yang mencari pekerjaan pada perusahaan yang memang bergerak pada bidang IT, agar keahlian nya dapat diaplikasikan dengan maksimal dan fokus. Akan tetapi dalam mencari perusahaan yang fokus pada bidang IT terdapat banyak bidang-bidang pada IT yang salah satu nya harus di priotaskan untuk menjadi profesional.
Pada postingan kali ini penulis ingin menyampaikan 10 Keahlian IT Paling Dicari yang dikutip dari Chip Online ID (www.chip.co.id) , dan berikut ini berbagai bidang pada IT yang paling di cari berdasarkan survei yang di rangkum oleh Chip Online pada tahun 2013.
Di antaranya adalah yang dilakukan oleh Forecast Survey kepada 334 eksekutif IT sebagai respondennya. Hasilnya didapati bahwa 33% dari mereka berencana untuk melakukan perekrutan tenaga kerja baru di tahun 2013. Bidang keahlian yang akan paling banyak dibutuhkan adalah :
1. Programming and Application Development
2. Project Management
3. Help Desk/Technical Support
4. Security
5. Business Intelligence/Analytics
6. Cloud/SaaS
7. Virtualization
8. Networking
9. Mobile Applications and Device Management
10. Data Center
2. Project Management
3. Help Desk/Technical Support
4. Security
5. Business Intelligence/Analytics
6. Cloud/SaaS
7. Virtualization
8. Networking
9. Mobile Applications and Device Management
10. Data Center
Dengan pendekatan yang berbeda, Trainsignal juga melakukan hal serupa. Survei dilakukan kepada profesional IT yang duduk pada posisi manajerial di berbagai perusahaan global. Data yang diperoleh adalah kebutuhan akan keahlian sebagai berikut :
1. Software Development
2. Mobile Development
3. Web Development
4. Information Security
5. Cloud/SaaS
6. Network Management
7. Service Management
8. Virtualization
9. Extract, Transform and Load
10. Business Intelligence
2. Mobile Development
3. Web Development
4. Information Security
5. Cloud/SaaS
6. Network Management
7. Service Management
8. Virtualization
9. Extract, Transform and Load
10. Business Intelligence
Sebagai tambahan, ada baiknya untuk juga melihat informasi yang dipublikasikan oleh Forbes. Meskipun tidak spesifik membahas dunia IT, tetapi menariknya data dari Forbes menunjukkan IT sebagai bidang keahlian yang dominan dibutuhkan oleh bisnis. Berikut adalah daftar peringkat yang diberikan Forbes :
1. Software Developers (Applications and Systems Software)
2. Accountants and Auditors
3. Market Research Analysts and Marketing Specialists
4. Computer Systems Analysts
5. Human Resources, Training and Labor Relations Specialists
6. Network and Computer Systems Administrators
7. Sales Representatives (Wholesale and Manufacturing, Technical and Scientific)
8. Information Security Analysts, Web Developers and Computer Network Architects
9. Mechanical Engineers
10. Industrial Engineers
2. Accountants and Auditors
3. Market Research Analysts and Marketing Specialists
4. Computer Systems Analysts
5. Human Resources, Training and Labor Relations Specialists
6. Network and Computer Systems Administrators
7. Sales Representatives (Wholesale and Manufacturing, Technical and Scientific)
8. Information Security Analysts, Web Developers and Computer Network Architects
9. Mechanical Engineers
10. Industrial Engineers
Dari hasil tersebut terdapat hal yang menarik perhatian yaitu Software Development merupakan keahlian yang paling di cari oleh beberapa perusahaan tersebut, dengan begitu persaingan dalam Software Development akan sangat sengit dikarenakan bidang tersebut memang sejati nya merupakan bidang yang bisa dibilang banyak di dengar publik, berbeda dengan Cloud/Saas dimana bidang ini merupakan bagian dari Network yang jarang di dengar oleh publik namun akhir-akhir ini menjadi bidang yang sangat di cari karena dapat meminimalisir biaya operasional suatu perusahaan.
Berdasarkan informasi tersebut,penulis sendiri berminat pada salah satu bidang IT pada Network dengan specialist bagian Cloud Computing dengan alasan bidang ini merupakan hal yang mungkin akan selalu di butuhkan pada saat ini dan mendatang karena bidang ini menyediakan sumber daya komputasi (aplikasi, platform, infrastruktur dll) yang sangat nyaman serta efisien , contoh nya dimana jika sebuah perusahaan ingin menekan biaya operasional nya pada bagian infrastruktur misal nya, perusahaan tersebut dapat menggunakan layanan Cloud Computing dengan begitu perusahaan tersebut tidak perlu membuat infrastruktur tersebut dan dapat "menyewa" langsung dan segala pemeliharaan/update infrastruktur akan dilakukan oleh pihak penyedia Cloud tersebut, praktis perusahaan hanya tinggal memakai saja layanan tersebut yang tentu nya lebih murah di banding kan membangun sendiri infrastruktur tersebut.
Contoh lain adalah jika ingin membuat server misalnya web server serta mail server kita harus mempersiapkan beberapa hal seperti hardware, networking, keamanan dan media penyimpan. Bagi beberapa perusahaan yang memiliki banyak “keinginan”, tentu menyediakan hal-hal seperti ini adalah langkah yang kurang efisien dalam biaya. Oleh karena itu Cloud Computing dapat menawarkan layanan berupa aplikasi, platform, infrastruktur dan lainnya melalui internet. Yang tentu nya biaya akan lebih murah dan lebih hemat ruang serta waktu dalam pelaksanaan nya.
Contoh lain adalah jika ingin membuat server misalnya web server serta mail server kita harus mempersiapkan beberapa hal seperti hardware, networking, keamanan dan media penyimpan. Bagi beberapa perusahaan yang memiliki banyak “keinginan”, tentu menyediakan hal-hal seperti ini adalah langkah yang kurang efisien dalam biaya. Oleh karena itu Cloud Computing dapat menawarkan layanan berupa aplikasi, platform, infrastruktur dan lainnya melalui internet. Yang tentu nya biaya akan lebih murah dan lebih hemat ruang serta waktu dalam pelaksanaan nya.
Ada 3 tipe layanan yang ada pada Cloud Computing :
1. SaaS (Software as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan sebuah aplikasi.
2. PaaS (Platform as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan platform untuk membangun sebuah aplikasi untuk tujuan tertentu.
3. IaaS (Infrastructure as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan infrastruktur hardware berupa processing power, server dan storage.
1. SaaS (Software as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan sebuah aplikasi.
2. PaaS (Platform as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan platform untuk membangun sebuah aplikasi untuk tujuan tertentu.
3. IaaS (Infrastructure as a Service) yaitu layanan untuk menyediakan infrastruktur hardware berupa processing power, server dan storage.
Jadi, itu tadi adalah Keahlian-keahlian IT yang Paling Dicari, dan juga pendapat penulis tentang keahlian yang diminati penulis dengan sedikit penjelasan mengenai bidang yang diminati,semoga bermanfaat. :D
Sumber : http://chip.co.id/news/technology/4582/10_keahlian_it_paling_dicari_di_2013
Tag :
Softskill,
Fungsi Manajemen dan Penerapan nya
By : Naufal Anis RamadhanFungsi Manajemen dan Penerapan nya
1.
Planning ( fungsi perencanaan )
2.
Organizing ( fungsi pengorganisasian )
3.
Directing ( pengarahan )
4.
Controlling ( pengendalian )
Fungsi
Fungsi Manajemen
Fungsi
fungsi manajemen menurut para ahli yang satu dengan yang lainnya secara umum
memiliki banyak kesamaan. Fungsi manajemen menurut Henry Fayol dan GR Terry
menyebutkan ada 4 fungsi yang utama dari sebuah manajemen,
Perencanaan - Pengorganisasian - Pengarahan - Pengendalian.
1. Planning (Fungsi Perencanaan)
Planning
adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian
menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
# Kegiatan Fungsi Perencanaan
Ada
beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan
·
Menetapkan
arah tujuan dan target bisnis
·
Menyusun strategi untuk
mencapai tujuan tersebut
·
Menentukan
sumber daya yang dibutuhkan
·
Menetapkan
standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan
# Pembagian Perencanaan
Perencanaan dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi kedalam beberapa jenjang:
·
Top Level Planning (Perencanaan Jenjang Atas)
Perencanaan dalam jenjang ini bersifat
strategis.
Jenjang atas ini memberikan petunjuk
umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola
penyelesaian dan sifatnya menyeluruh.
Top level planning menekankan
tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung jawab manajemen
puncak.
·
Middle Level Planning (Perencanaan
Jenjang Menengah)
Jenjang perencanaan menengah sifatnya
lebih administratif
Jenjang menengah menyiapkan cara-cara
yang akan ditempuh untuk merealisasikan tujuan dari sebuah perencanaan
dijalankan.
Tanggung jawab perencanaan middle
level berada pada manajemen menengah.
·
Low Level Planning (Perencanaan Jenjang Bawah)
Perencanaan
jenjang bawa lebih fokus terhadap bagaimana cara menghasilkan.
Jenjang
bawah ini lebih mengarah kepada kegiatan operasional perusahaan
Manajemen
pelaksana adalah pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan jenjang bawa
ini
# Syarat Fungsi Perencanaan
Perencanaan yang baik selayaknya memenuhi beberapa syarat syarat berikut:
·
Mempunyai
tujuan yang jelas
·
Sederhana,
tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
·
Memuat
analisis pada pekerjaan yang akan dilakukan
·
Fleksibel,
bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
·
Mempunyai
keseimbangan, tanggung jawab dan tujuan yang selaras pada tiap-tiap bagian
·
Segala
sesuatu yang tersedia bisa dipergunakan secara efektif serta berdaya guna
# Manfaat Fungsi Perencanaan
Beberapa manfaat dari adanya fungsi perencanaan, diantaranya :
·
Bisa
membuat pelaksanaan tugas jadi tepat dan kegiatan pada tiap-tiap unit akan
lebih terorganisir kearah tujuan yang sama
·
Dapat
menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
·
Memudahkan
pengawasan
·
Menjadi
pedoman dasar di dalam menjalankan kegiatan
2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
Organizing (fungsi
perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang
dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.
Tugas
apa yang harus dikerjakan ?
Siapa personil yang akan melakukannya ?
Bagaimana tugasnya dikelompokkan ?
Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut ?
Siapa personil yang akan melakukannya ?
Bagaimana tugasnya dikelompokkan ?
Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut ?
Semua telah ditentukan dalam fungsi organizing manajemen
# Kegiatan Organizing
·
Mengalokasikan
sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang
diperlukan
·
Menetapkan
struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
·
Merekrut,
menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
·
Menempatkan
tenaga kerja pada posisi yang pas dan paling tepat.
# Unsur-unsur Organizing
·
Sekelompok
orang yang diarahkan untuk bekerja sama
·
Melakukan
kegiatan yang sudah ditetapkan
·
Kegiatan
yang diarahkan untuk mencapai tujuan
# Manfaat Organizing
·
Pembagian
tugas-tugas bisa sesuai dengan kondisi perusahaan
·
Menciptakan
spesialisasi saat menjalankan tugas
·
Personil
dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang akan dijalankan.
# Fungsi Organizing
·
Pendelegasian
wewenang dari manajemen puncak kepada manajemen pelaksana
·
Adanya
pembagian tugas yang jelas
·
Mempunyai
manajer puncak yang profesional untuk bisa mengkoordinasikan semua kegiatan
yang dilakukan
3. Directing (Fungsi Pengarahan)
Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
·
Membimbing
dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan
efisien.
·
Memberi
tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
·
Menjelaskan
semua kebijakan yang sudah ditetapkan
4. Controlling (Fungsi Pengendalian /
Pengawasan)
Fungsi
pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada
standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
·
Mengevaluasi
keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah
ditetapkan
·
Melakukan
klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
·
Memberi
alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
Controlling akan berjalan
efektif dengan memperhatikan hal hal berikut :
·
Routing (jalur), manajer menetapkan cara atau
jalur supaya bisa dengan mudah mengetahui letak dimana suatu kesalahan sering
terjadi.
·
Scheduling (penetapan waktu), Manajer
menetapkan kapan semestinya pengawasan harus dijalankan.
Kadang-kadang, pengawasan yang terjadwal mungkin tidak
efisien dalam menemukan suatu kesalahan, dan sebaliknya, sesuatu yang
dijalankan secara mendadak malah lebih berguna.
·
Dispatching (perintah pelaksanaan), adalah
pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Tujuannya
supaya suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
Perintah bisa membuat sebuah pekerjaan bisa terhindar dari
kondisi yang terkatung katung, dan pada ujungnya apabila terjadi kesalahan,
bisa dengan mudah diidentifikasi siapa yang melakukan kesalahan
·
Follow Up (tindak lanjut), Manajer
mencarikan solusi apabila terdapat kesalahan yang ditemukan.
Tindak
lanjut bisa dengan memberikan peringatan terhadap pihak yang sengaja atau tidak
sengaja melakukan kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama
tidak akan terulang kembali
Bentuk pengawasan yang baik adalah pengawasan yang sesuai dengan kebutuhan dan sifat atau karakter dari perusahaan.
Sebuah pengawasan yang baik dilakukan dengan tidak menelan banyak biaya dan bisa menjamin adanya kegiatan perbaikan.
Untuk itu, perusahaan perlu menyiapkan langkah tata pola dan rencana perusahaan sebelum pengawasan dilaksanakan.
Penerapan Fungsi Manajemen
- Planning:
àMenyiapkan tugas yang telah diberikan
dosen untuk dikerjakan
à Menyiapkan alat-alat tulis untuk
mengerjakan tugas.
- Organizing:
àMencari
literatur jawaban dari berbagai sumber.
àMembuat
kata-kata sendiri untuk jawaban yang akan ditulis.
- Actuating:
àMenuangkan
semua inspirasi yang telah dibuat ke lembar tugas yang telah dipersiapkan
sebelumnya.
- Controlling:
àMemeriksa
kembali jawaban tugas yang telah dikerjakan, apakah sesuai dengan tugas yang
diberikan atau ada yang masih belum terlengkapi.
Tag :
Softskill,

