Fungsi Manajemen dan Penerapan nya
By : Naufal Anis RamadhanFungsi Manajemen dan Penerapan nya
1.
Planning ( fungsi perencanaan )
2.
Organizing ( fungsi pengorganisasian )
3.
Directing ( pengarahan )
4.
Controlling ( pengendalian )
Fungsi
Fungsi Manajemen
Fungsi
fungsi manajemen menurut para ahli yang satu dengan yang lainnya secara umum
memiliki banyak kesamaan. Fungsi manajemen menurut Henry Fayol dan GR Terry
menyebutkan ada 4 fungsi yang utama dari sebuah manajemen,
Perencanaan - Pengorganisasian - Pengarahan - Pengendalian.
1. Planning (Fungsi Perencanaan)
Planning
adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian
menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
# Kegiatan Fungsi Perencanaan
Ada
beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan
·
Menetapkan
arah tujuan dan target bisnis
·
Menyusun strategi untuk
mencapai tujuan tersebut
·
Menentukan
sumber daya yang dibutuhkan
·
Menetapkan
standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan
# Pembagian Perencanaan
Perencanaan dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi kedalam beberapa jenjang:
·
Top Level Planning (Perencanaan Jenjang Atas)
Perencanaan dalam jenjang ini bersifat
strategis.
Jenjang atas ini memberikan petunjuk
umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola
penyelesaian dan sifatnya menyeluruh.
Top level planning menekankan
tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung jawab manajemen
puncak.
·
Middle Level Planning (Perencanaan
Jenjang Menengah)
Jenjang perencanaan menengah sifatnya
lebih administratif
Jenjang menengah menyiapkan cara-cara
yang akan ditempuh untuk merealisasikan tujuan dari sebuah perencanaan
dijalankan.
Tanggung jawab perencanaan middle
level berada pada manajemen menengah.
·
Low Level Planning (Perencanaan Jenjang Bawah)
Perencanaan
jenjang bawa lebih fokus terhadap bagaimana cara menghasilkan.
Jenjang
bawah ini lebih mengarah kepada kegiatan operasional perusahaan
Manajemen
pelaksana adalah pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan jenjang bawa
ini
# Syarat Fungsi Perencanaan
Perencanaan yang baik selayaknya memenuhi beberapa syarat syarat berikut:
·
Mempunyai
tujuan yang jelas
·
Sederhana,
tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
·
Memuat
analisis pada pekerjaan yang akan dilakukan
·
Fleksibel,
bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
·
Mempunyai
keseimbangan, tanggung jawab dan tujuan yang selaras pada tiap-tiap bagian
·
Segala
sesuatu yang tersedia bisa dipergunakan secara efektif serta berdaya guna
# Manfaat Fungsi Perencanaan
Beberapa manfaat dari adanya fungsi perencanaan, diantaranya :
·
Bisa
membuat pelaksanaan tugas jadi tepat dan kegiatan pada tiap-tiap unit akan
lebih terorganisir kearah tujuan yang sama
·
Dapat
menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
·
Memudahkan
pengawasan
·
Menjadi
pedoman dasar di dalam menjalankan kegiatan
2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
Organizing (fungsi
perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang
dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.
Tugas
apa yang harus dikerjakan ?
Siapa personil yang akan melakukannya ?
Bagaimana tugasnya dikelompokkan ?
Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut ?
Siapa personil yang akan melakukannya ?
Bagaimana tugasnya dikelompokkan ?
Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut ?
Semua telah ditentukan dalam fungsi organizing manajemen
# Kegiatan Organizing
·
Mengalokasikan
sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang
diperlukan
·
Menetapkan
struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
·
Merekrut,
menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
·
Menempatkan
tenaga kerja pada posisi yang pas dan paling tepat.
# Unsur-unsur Organizing
·
Sekelompok
orang yang diarahkan untuk bekerja sama
·
Melakukan
kegiatan yang sudah ditetapkan
·
Kegiatan
yang diarahkan untuk mencapai tujuan
# Manfaat Organizing
·
Pembagian
tugas-tugas bisa sesuai dengan kondisi perusahaan
·
Menciptakan
spesialisasi saat menjalankan tugas
·
Personil
dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang akan dijalankan.
# Fungsi Organizing
·
Pendelegasian
wewenang dari manajemen puncak kepada manajemen pelaksana
·
Adanya
pembagian tugas yang jelas
·
Mempunyai
manajer puncak yang profesional untuk bisa mengkoordinasikan semua kegiatan
yang dilakukan
3. Directing (Fungsi Pengarahan)
Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
·
Membimbing
dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan
efisien.
·
Memberi
tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
·
Menjelaskan
semua kebijakan yang sudah ditetapkan
4. Controlling (Fungsi Pengendalian /
Pengawasan)
Fungsi
pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada
standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
·
Mengevaluasi
keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah
ditetapkan
·
Melakukan
klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
·
Memberi
alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
Controlling akan berjalan
efektif dengan memperhatikan hal hal berikut :
·
Routing (jalur), manajer menetapkan cara atau
jalur supaya bisa dengan mudah mengetahui letak dimana suatu kesalahan sering
terjadi.
·
Scheduling (penetapan waktu), Manajer
menetapkan kapan semestinya pengawasan harus dijalankan.
Kadang-kadang, pengawasan yang terjadwal mungkin tidak
efisien dalam menemukan suatu kesalahan, dan sebaliknya, sesuatu yang
dijalankan secara mendadak malah lebih berguna.
·
Dispatching (perintah pelaksanaan), adalah
pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Tujuannya
supaya suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
Perintah bisa membuat sebuah pekerjaan bisa terhindar dari
kondisi yang terkatung katung, dan pada ujungnya apabila terjadi kesalahan,
bisa dengan mudah diidentifikasi siapa yang melakukan kesalahan
·
Follow Up (tindak lanjut), Manajer
mencarikan solusi apabila terdapat kesalahan yang ditemukan.
Tindak
lanjut bisa dengan memberikan peringatan terhadap pihak yang sengaja atau tidak
sengaja melakukan kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama
tidak akan terulang kembali
Bentuk pengawasan yang baik adalah pengawasan yang sesuai dengan kebutuhan dan sifat atau karakter dari perusahaan.
Sebuah pengawasan yang baik dilakukan dengan tidak menelan banyak biaya dan bisa menjamin adanya kegiatan perbaikan.
Untuk itu, perusahaan perlu menyiapkan langkah tata pola dan rencana perusahaan sebelum pengawasan dilaksanakan.
Penerapan Fungsi Manajemen
- Planning:
à Menyiapkan tugas yang telah diberikan
dosen untuk dikerjakan
à Menyiapkan alat-alat tulis untuk
mengerjakan tugas.
- Organizing:
à Mencari
literatur jawaban dari berbagai sumber.
à Membuat
kata-kata sendiri untuk jawaban yang akan ditulis.
- Actuating:
à Menuangkan
semua inspirasi yang telah dibuat ke lembar tugas yang telah dipersiapkan
sebelumnya.
- Controlling:
à Memeriksa
kembali jawaban tugas yang telah dikerjakan, apakah sesuai dengan tugas yang
diberikan atau ada yang masih belum terlengkapi.
Tag :
Softskill,
Contoh Proposal Proyek Kegiatan Ujian Kompetensi Siswa SMK Jurusan Komputer
By : Naufal Anis Ramadhan
Contoh Proposal Proyek Ujian Kompetensi Siswa SMK Jurusan Komputer.
Dalam dokumen ini telah berisi contoh proposal untuk melaksanakan kegiatan Ujian Kompetensi Keahlian di salah satu SMK jurusan Komputer.
Sistematika proposal kegiatan umum berbentuk sederhana, yaitu meliputi :
(1) nama kegiatan (judul)
(2) latar belakang atau dasar pemikiran
(3) maksud dan tujuan
(4) sasaran/ruang lingkup
(5) waktu dan tempat kegiatan
(6) penyelenggara/panitia kegiatan
(7) program/jadwal kegiatan
(8) anggaran biaya
(9) penutup
Dalam dokumen ini telah berisi contoh proposal untuk melaksanakan kegiatan Ujian Kompetensi Keahlian di salah satu SMK jurusan Komputer.
Sistematika proposal kegiatan umum berbentuk sederhana, yaitu meliputi :
(1) nama kegiatan (judul)
(2) latar belakang atau dasar pemikiran
(3) maksud dan tujuan
(4) sasaran/ruang lingkup
(5) waktu dan tempat kegiatan
(6) penyelenggara/panitia kegiatan
(7) program/jadwal kegiatan
(8) anggaran biaya
(9) penutup
Tag :
Softskill,
Task 3 Bahasa Inggris Bisnis
By : Naufal Anis Ramadhan
TASK
3 Simpe Present-Past-Future,Active-Passive Sentences,Irregular Verb
1. Ã Simple Present
a. (+)
I go to school everyday
(-)
I don’t go to school everyday
(?) Do I go to school everyday ?
b. (+)
She washes blouse every morning
(-)
She doesn’t wash blouse every morning
(?) Does she wash blouse every morning ?
c. (+)
He drinks the coffee every Sunday
(-)
He doesn’t drink the coffee every Sunday
(?) Does he drink the coffee every
Sunday ?
Ã
Simple Past
a. (+)
He cut the grass last week
(-) He didn’t cut the grass last week
(?) Did he cut the grass last week ?
b. (+)
You went to shop last month
(-)
You didn’t go to shop last month
(?) Did you go to shop last month ?
c. (+)
I saw him yesterday
(-)
I didn’t see him yesterday
(?) Did I see him yesterday ?
à Simple
Future
a. (+)
I will go to Surabaya tomorrow
(-)
I will not go to Surabaya tomorrow
(?) Will I go to Surabaya tomorrow ?
b. (+)
He will cut the grass next week
(-)
He will not cut the grass next week
(?) Will he cut the grass next week ?
c. (+)
My mother will teach math tomorrow
(-)
My mother will not teach math tomorrow
(?) Will my mother teach math tomorrow ?
2.
A. Active : He cleans the bag everyday
Passive : The bag is cleaned by him
everyday
B.
Active : He cut the grass last week
Passive : The grass was cut by him last
week
C.
Active : My mother will teach math
tomorrow
Passive : Math will be taught by my mother
tomorrow
D.
Active : I am playing volley ball now
Passive : Volley ball is being played by
me now
E.
Active : He was cutting the grass last
week
Passive : The grass was being cut by him
last week
3. Irregular Verb
|
V1
|
V2
|
V3
|
|
Bring
|
Brought
|
Brought
|
|
Go
|
Went
|
Gone
|
|
Eat
|
Ate
|
Eaten
|
|
Leave
|
Left
|
Left
|
|
See
|
Saw
|
Seen
|
|
Grow
|
Grew
|
Grown
|
Tag :
Softskill,
Task 2 Bahasa Inggris Bisnis
By : Naufal Anis Ramadhan
Task 2 Application Letter and CV
jika tugas tidak muncul, lihat disini : Task 2 Bahasa Inggris Bisnis
jika tugas tidak muncul, lihat disini : Task 2 Bahasa Inggris Bisnis
Tag :
Softskill,
Task 1 Bahasa Inggris Bisnis
By : Naufal Anis Ramadhan
Name
: Naufal Anis Ramadhan
NPM
: 27114848
Class
: 2KB01
A.
The Saddest Moment in My Life
My Fish
Everybody
has many hard and sad moments in their life. However my fish death has been the saddest moment in my life. Sometimes is too difficult to express
feelings, but in this case I want to show you what happened that moment. How I
felt and each detail that made me remember this part of my life, the most
unhappy moment in my life.
My
dad told me , when i was 1 year old, he bought ornamental fish in the market
because i always laughed when i see that fish. And then my dad bought big
aquarium for my fishes and they lived for 8 years . Me and my fishes
grew up together until that moment they're was so sick because my dad change
water aquarium with kaporit. Honestly my father ask a sorry because he dont
know the water is kaporit.
First place the news.
When I was 8 years old and I was in my house when my father called to my mom, I
did not know what happened. When I asked where my fishes, my dad
answered me that was in bucket , i ran quickly, i was so happy,
because i wanted to seeing them, but when I went into the bucket ,
im so sad because the fishes was dead.
I did not know
what would happen. The next day when I woke up, I did not see them in aquarium
,I could understand the thing that I felt inside in my heart, my mom told
me, they're gone . Nobody was talking, they just saw me, when I
neared to my aquarium, I was uneasy, I wanted to see my fishes . I started
to cry, I wanted to give a food , my father neared to me and he took me
away.
To say good bye is
too difficult, this is the unhappy moment that I have lived. It was 11
years ago and I still remember each detail of that day. I still miss them
so much, I need them, because they can make me happy.
B.
Make 5 sentences that I will or I am
going to do in the future.
1.
I am going to eat after this class at
Tenda Biru
2.
I am going to study at E building
tomorrow
3.
Next month, I will take service my
motorcycle at Honda Motocare
4.
This evening, I am going to wash my
clothes at home
5.
I will fill a KRS at my campus next
month
Tag :
Softskill,
RESUME SEMINAR KESEMPATAN BERKARIR DI CNS.LTD, VANUATU
By : Naufal Anis Ramadhan
“RESUME
SEMINAR KESEMPATAN BERKARIR DI CNS.LTD, VANUATU “
Dipos Oleh : Naufal Anis Ramadhan
Pada tanggal 21 Desember 2015, Universitas
Gunadarma bekerja sama dengan CNS Vanuatu mengadakan seminar untuk para
mahasiswa dari jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Sistem Komputer
agar dapat memiliki kesempatan berkarir di luar negeri dan peluang kerja yang
lebih luas dengan pengalaman yang berbeda.
Seminar ini di hadiri oleh Pembicara dari
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Pembicara dari CNS Ltd yaitu Mr.
Kris Triyanto, Pembicara Internal dari pihak Universitas Gunadarma yaitu Dr.
Lintang Yuniar Banowosari, S.Kom,, M.S.C dan Dr. Raden Suplanto, M.Sc, dan Moderator
yaitu Dr. rer. nat I Made Wiryan, S.Si, S.Kom, M.Sc.
Dalam seminar ini di bahas tentang latar
belakang Computer and Network Services Ltd. (CNS Ltd) Vanuatu yang didirikan
oleh Joseph Edward Tamata pada tahun 1995 dengan memiliki tujuan memberikan
kualitas produk dan layanan yang terpadu untuk masyarakat, pemerintah dan
sector korporasi baik di Vanuatu dan Luar Negeri.
Kerjasama antara Universitas Gunadarma dan CNS
Vanuatu dalam memberikan keterampilan Teknologi Informasi kepada mahasiswa yang
akan di kirim ke Vanuatu untuk mendapatkan kegiatan pendidikan serta pelatihan
di CNS Vanuatu. CNS Vanuatu memiliki visi dan misi yaitu menyelenggarakan
kegiatan pendidikan dan pelatihan di bidang komputer dan jaringan
komouter yang selalu mempertimbangkan kebutuhan industri, masyarakat dan
perkembangan IPTEK.
Di akhir sesi seminar dan tanya jawab di berikan
syarat-syarat agar dapat mengikuti kegiatan pendidikan di Vanuatu di antara nya
adalah mampu berkomunikasi bahasa Inggris dengan baik, mudah beradaptasi serta
memahami visi dan misi CNS Vanuatu.
![]() |
| Gambar 1. Foto saat acara seminar berlangsung |
Tag :
Public Stuff,
Softskill,
Tentang Statistika
By : Naufal Anis RamadhanSTATISTIKA
1.
Pengertian Statistika
A. Dalam
Oxford Dictionary
Statistics
“The practice or science of
collecting and analysing numerical data in large quantities, especially for the
purpose of inferring proportions in a whole from those in a representative sample.”
"Praktek
atau ilmu mengumpulkan dan menganalisis data numerik dalam
jumlah besar, terutama untuk tujuan menyimpulkan proporsi diseluruh dari mereka dalam
sampel yang representatif."
B. Dalam
Encyclopedia Britania
“Statistics,
the science of collecting, analyzing, presenting, and interpreting data.
Governmental needs for census data as well as information about a variety of
economic activities provided much of the early impetus for the field of
statistics. Currently the need to turn the large amounts of data available in
many applied fields into useful information has stimulated both theoretical and
practical developments in statistics.”
Statistik,
ilmumengumpulkan, menganalisis, menyajikan, dan
menafsirkandata.Kebutuhanpemerintahuntukdata sensussertainformasi
tentangberbagai kegiatanekonomiyang disediakanbanyakdoronganawal untukbidang
statistik. Saat inikebutuhan untukmengubahsejumlah besar
datayang tersediadalam berbagai bidangditerapkanmenjadi informasi yang
bergunamerangsangbaikperkembanganteoritis dan praktisdalam statistik.
C. Dalam
KBBI
Ilmu tata cara mengumpulkan, menabulasi,
menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari kete-rangan yg berarti dr data
yg berupa angka; pengetahuan yg
berhubungan dng pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan
bukti, berupa catatan bilangan (angka-angka)
D. Dalam
Wikipedia Bahasa Indonesia
Statistika adalah ilmu yang mempelajari
bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan
mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan
data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan
'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data,
sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma
statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan
untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika
deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori
probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit
sampel, dan probabilitas.
2.
Sejarah Perkembangan Ilmu Statistika
Karl Pearson (27 Maret 1857 – 27 April 1936) adalah kontributor
utama perkembangan awal statistika hingga sebagai disiplin ilmu tersendiri. Ia
mendirikan Departemen Statistika Terapan di University College London pada
tahun 1911, menjadikannya sebagai jurusan statistika pertama kali di dunia
untuk tingkat perguruan tinggi. Pearson menikah dengan Maria Sharpe pada tahun
1890 dan dikaruniai tiga anak. Puteranya Egon Sharpe Pearson, menjadi
penggantinya sebagai Ketua Departemen Statistika Terapan di University College.
Statistika adalah ilmu
yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis,
menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu
yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics)
berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang
berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil
penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika
dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan
statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan
teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel,
unit sampel, dan probabilitas. Statistika banyak diterapkan dalam berbagai
disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun
ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis,
ekonomi, dan industri.
Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai
macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling
dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur
jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta
jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang
komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun
kecerdasan buatan. Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah
dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan
bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk
pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan
mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara (state)".
Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi
"ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair
memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris.
Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai
lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus
berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi
informasi kependudukan yang berubah setiap saat. Pada abad ke-19 dan awal abad
ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika,
terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan
untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh
kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar
statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey
Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada
masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan,
mulai dari astronomi hingga linguistika.
Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta
psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya
lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau
biostatistika), dan psikometrika. Meskipun ada pihak yang menganggap statistika
sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap
statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari
sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk
dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen
tersendiri maupun tergabung dengan matematika.
3.
Materi dalam Statistika
1.1 Konsep
Statistika
1.2 Kajian
Ulang Notasi Penjumlahan
2.1
Pembentukan Tabel Distribusi Frekuensi
3.
Ukuran Statistik
4.
Probabilitas
5.
Distribusi Teoritis
4.
Perbedaan Statistika dan Matematika
Pertama,
statistika lebih menekankan kepada penalaran induktif sedangkan matematika
cenderung menggunakan penalaran deduktif. Matematika dikatakan deduktif karena
beranjak dari aksioma dan teorema sehingga memunculkan penalaran-penalaran,
model-model dan bukti baru berdasarkan aksioma dan teorema yang telah ada
sebelumnya. Statistika, dengan situasi yang sama dan data yang sama pula bisa
memberikan cara menganalisis yang berbeda dan memunculkan kesimpulan yang
berbeda pula. Hal itu membutuhkan penalaran induktif, bekerja dengan
randomisasi/pengacakan, pengambilan kesimpulan yang sesuai dan menginterpretasi
hasil yang didapat.
Kedua,
matematika menyajikan abstraksi sedangkan statistika memberikan wawasan dengan
penginterpretasikan situasi nyata. Matematika merupakan ilmu yang abstrak, pada
awalnya mungkin terkesan nyata tetapi pada akhirnya matematika akan cenderung
abstrak. Sedangkan statistika lebih cenderung ke kejadian nyata seperti untuk
mengetahui berapa jumlah penduduk yang bekerja dan merasa puas dengan
pekerjaannya, mengetahui jumlah prosentasi ikan yang ada di lautan, kita tidak
bisa menggunakan perhitungan yang tepat karena kita hanya bisa
mengkira-kirakan/menginterpretasikan dari contoh kecil yang didapat/diambil.
Ketiga,
matematika dan statistika berbeda dalam penggunaan bilangan. Matematika melihat
bilangan sebagai bagian dari operasi, generalisasi, dan abstraksi sedangkan
statistika memandang bilangan yang dihubungkan dengan situasi nyata, sehingga
penting dalam pembuatan pemodelan dan mengambilan penalaran serta keputusan.
5.
Penerapan dan Peranan Statistika di
Kehidupan
Statistika memberikan alat analisis data bagi
berbagai bidang ilmu. Kegunaannya bermacam-macam: mempelajari keragaman akibat pengukuran, mengendalikan proses, merumuskan informasi dari
data, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data. Statistika, karena
sifatnya yang objektif, sering kali merupakan satu-satunya alat yang bisa
diandalkan untuk keperluan-keperluan
Bebebarapa
ilmu pengetahuan menggunakan statistika terapan sehingga mereka memiliki
terminologi yang khusus. Disiplin ilmu tersebut antara lain:
· Aktuaria
(penerapan statistika dalam bidang asuransi)
· Biostatistika
atau biometrika (penerapan statistika dalam ilmu biologi)
· Statistika
bisnis
· Ekonometrika
· Psikometrika
· Statistika
sosial
· Statistika
teknik atau teknometrika
· Fisika
statistik
· Demografi
· Eksplorasi
data (pengenalan pola)
· Literasi
statistik
· Analisis
proses dan kemometrika (untuk analisis data kimia analis dan teknik kimia)
Dalam
kehidupan yang modern sekarang ini, dengan ciri utama adalah globalisasi,
statistik tidak diragukan lagi peranannya dalam membantu memudahkan kehidupan
manusia. Lebih jelasnya, peranan statistik antara lain terlihat dalam kehidupan
sehari-hari, dalam kegiatan ilmiah, dan kegiatan proses belajar mengajar, dan
dalam kegiatan ilmu pengetahuan.
Dalam
kehidupan sehari-hari
Dalam
kehidupan sehari-hari, statistik memiliki peranan sebagai penyedia bahanbahan
atau keterangan-keterangan berbagai hal untuk diolah dan ditafsirkan. Contoh:
angka kenakalan remaja, tingkat biaya hidup, tingkat kecelakaan lalu lintas,
dan tingkat pendapatan.
Dalam
penelitian ilmiah
Dalam
penelitian ilmiah, statistik memiliki peranan sebagai penyedia data untuk mengemukakan
atau menemukan kembali keterangan-keterangan yang seolaholah tersembunyi dalam
angka-angka statistik
Dalam
kegiatan proses belajar mengajar
Dalam
kegiatan proses belajar mengajar, statistik banyak membantu dalam menganalisis
soal-soal yang diberikan dalam kegiatan pembelajaran. Contoh: perbandingan
banyaknya siswa perempuan dan laki-laki di kelas I, rerata prestasi siswa
matematika di kelas V, dan besarnya indeks objektivitas sekolah ’PANCA SAKTI’
dalam mengikuti Ujian Nasional Matematika.
Dalam
kegiatan ilmu pengetahuan
Dalam
ilmu pengetahuan, statistik memiliki peranan sebagai sarana analisis dan
interpretasi dari data kuantitatif ilmu pengetahuan, sehingga diperoleh suatu
kesimpulan dari berbagai data tersebut.
Statistik
mempunyai fungsi, antara lain sebagai:
· Bank
data untuk menyediakan data untuk diolah dan diinterpretasikan agar dapat
digunakan untuk menerangkan keadaan yang perlu diketahui atau diungkap.
· Alat
quality control untuk membantu standardisasi dan sekaligus sebagai alat
pengawasan.
· Alat
analisis, merupakan suatu metode penganalisisan data.
· Pemecahan
masalah dan pembuatan keputusan, sebagai dasar penetapan kebijakan dan langkah
lebih lanjut untuk mempertahankan, mengembangkan perusahaan dalam perolehan
keuntungan.
Sumber :
Oxford Dictionary
Encyclopedia Britania
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Tag :
Softskill,

